Chat with us, powered by LiveChat
Recent News
Wanita ini Mengandung Tumor Seberat 33Kg Dalam Rahimnya
Spread the love

JackpotSelalu – Wanita ini mengandung tumor seberat 33kg dalam rahimnya. Dokter Singapura barusan menjumpai masalah tidak biasa dari seseorang wanita 53 tahun. Mereka mesti mengusung tumor rahim seberat 27,6 kg. Wanita itu alami fibroid uterus atau leiomioma, tumor rahim yang tumbuh bertahun-tahun waktu waktu subur.

Sebetulnya, type tumor ini cukuplah umum serta tidak berbentuk kanker. Walau demikian, menurut laporan di jurnal medis BMJ Kasus Reports, tumor ini dapat meneror jiwa bila tumbuh dengan eksponensial serta mengakibatkan kerusakan organ di sekelilingnya.

Dalam laporan itu, wanita ini digambarkan menjadi wanita Melayu menopause yang “vigro-intacta” atau perawan yang tidak tersentuh. Saat datang di Rumah Sakit Wanita serta Anak KK Singapura, wanita itu terbaring ditempat tidur serta tidak bisa berjalan. Ini karena tumor itu sudah menggantikan sejumlah besar rongga perut serta panggulnya.

Wanita ini Mengandung Tumor Seberat 33Kg Dalam Rahimnya
Mengandung Tumor
Mengandung Tumor

Diluar itu, dia sudah berjuang untuk bernapas saat enam bulan paling akhir. Ya, tumor tersbeut sudah menghambat hawa masuk dengan bebas ke paru-parunya. Poh Ting Lim, dokter yang menanganinya menyebutkan jika dia tidak memperiksakan-diri sebelum ini karena takut prosedur operasi.

Baca Juga: Hal Aneh Terjadi Pada Wanita Ini Dengan Lidah Menghitam

Akan tetapi, selanjutnya dia harus tetap melakukan operasi pengangkatan tumor yang bersarang di rahim itu. Tidak cuma satu prosedur operasi saja, dia harus juga melakukan rekonstruksi dinding perut karena tipis karena tumor itu. Dikutip dari Washington Post, Sabtu (08/09/2018), masalah berlebihan seperti ini sebetulnya jarang berlangsung karena gampang dideteksi oleh dokter saat kontrol teratur.

Fibroid uterus paling besar yang sempat terdaftar beratnya 63 kg. Tumor itu baru diangkat sesudah pasien wafat. Sedang fibroid uterus paling besar yang sukses diangkat saat pasien masih tetap hidup seberat 45,3 kg seputar tahun 1800-an.

Walau cukuplah seringkali berlangsung pada wanita, dokter belum juga tahu pemicu tentu dari fibroid uterus ini. Akan tetapi, berdasar sebagian riset aspek seperti pergantian genetik serta hormon dapat menyebabkan keadaan ini.

Menurut Mayo Clinic, tingkat estrogen serta progesteron dapat muncul untuk tingkatkan perkembangan fibroid. Beberapa faktor seperti keturunan serta ras juga memengaruhi peluang seseorang wanita untuk meningkatkan fibroid uterus. Seseorang wanita yang ibu serta saudara perempuannya mempunyai fibroid peluang akan mengembangkannya.

Keadaan ini dapat sangat prevalen diantara wanita Afrika Amerika yang didiagnosis dengan fibroid uterus pada umur lebih awal serta tunjukkan bukti masalah yang lebih kronis.

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *