Chat with us, powered by LiveChat
Recent News
Tanaman Paling Berbahaya di Dunia Ada di Indonesia
Spread the love

JackpotSelalu – Tanaman paling berbahaya di dunia ini ada di Indonesia. Mungkin kita belum pernah memandang tanaman menjadi organisme menakutkan yang perlu dijauhi. Akan tetapi, satu penjelasan dari Reddit tahun 2016 bisa saja akan membuat kita berfikir lagi.

Penjelasan Reddit ini muncul saat salah satunya pemakainya bertanya tanaman sangat beresiko dalam dunia. “Pakar botani dari Reddit, tanaman apakah yang sangat menyeramkan dalam dunia?” catat pemakai bernama Zipzapadam. Menjawab pertanyaan itu, Reddit membahas sembilan tanaman menakutkan. Dari mulai tanaman beracun, dapat membuat luka bakar, sampai membunuh manusia.

Tanaman Paling Berbahaya di Dunia Ada di Indonesia
Aconitum napellus
Aconitum Napellus

Aconitum napellus dikenal juga dengan sebutan aconite, mankshood, wolf’s bane, leopard’s bane, women’s bane, atau blue rocket. Waktu lihat rumput berbunga ungu ini, mungkin kita tidak menganggap beresiko. Walau sebenarnya, sejumlah besar spesies ini adalah tumbuhan beracun.

Baca Juga: Wanita Ini Mengandung Tumor Seberat 33 Kg Dalam Rahimnya

Di jaman dahulu, manusia menempatkan tanaman ini di ujung anak panahnya untuk membunuh serigala. Berikut kenapa tumbuhan ini dapat dimaksud wolf’s bane. Menurut laporan BBC pada 2014, seseorang tukang kebun berumur 33 tahun disangka wafat sesudah menyentuh atau mengonsumsi tanaman itu. Jika tanaman ini dikonsumsi maka mengakibatkan muntah, diare, sampai mati perasaan.

Tanaman Paling Berbahaya
Tanaman Paling Berbahaya
Cicuta (water hemlock)

Tanaman cicuta atau diketahui dengan sebutan water hemlock adalah type tanaman sangat beracun dari spesies Apiaceae. Tanaman dengan bunga putih agak kehijauan ini banyak diketemukan di dataran Amerika serta Eropa. Menurut riset, orang yang mengonsumsi tanaman ini akan alami kejang lalu wafat.

Datura stramonium
Datura stramonium

Janganlah terayu dengan kecantikan Datura stramonium yang mempunyai bunga ungu muda atau pink serupa terompet. Datura akan langsung keluarkan racunnya jika salah satunya sisi tubuhnya terluka atau dilukai untuk dikonsumsi. Tidak heran, tanaman ini miliki julukan Trompet Setan, Biji Setan, Timun Setan, Bel Neraka, serta banyak lagi.

Pepatah lama menyampaikan orang yang menelan Trompet Setan akan kepanasan seperti kelinci, buta seperti kelelawar, kering seperti tulang, memerah seperti bit, serta jadi hilang ingatan seperti orang kehabisan akal. Pepatah itu bukan isapan jempol belaka, sebab satu studi tahun 2006 sudah menunjukkan kebenarannya.

Heracleum mantegazzianum atau Hogweed raksasa
Heracleum mantegazzianum atau Hogweed raksasa

Hogweed raksasa atau Heracleum mantegazzianum adalah type rumput liar beracun yang tingginya dapat sampai enam mtr.. Tidak hanya menjulang tinggi, Hogweed juga mempunyai bunga putih kecil bergerombol yang begitu ciri khas. Getah Hogweed dapat menghilangkan manfaat ketahanan kulit membuat perlindungan diri dari sengatan matahari, hingga kulit akan sangat terasa terbakar.

Jika getah Hogweed tentang mata, mengakibatkan ialah kebutaan permanen. Hogweed adalah tanaman yang datang dari lokasi Kaukasus atau lokasi yang membentang dari perbatasan Eropa serta Asia.

Tiga bulan lantas seseorang remaja Virginia, AS, yang menanggung derita luka bakar tingkat 2 sampai 3 di lengan serta muka sebab tidak menyengaja menyentuh Hogweed. Untuk pemulihan, remaja ini dianjurkan tidak bisa terserang matahari sampai enam bulan ke depan.

Ricinus communis atau jarak
Ricinus communis atau jarak

Di Indonesia, kita mengenalnya menjadi tanaman jarak. Sebutan di semasing daerah juga berlainan. Di Jawa Barat diketahui dengan nama Kaliki, di Sumatra diketahui dengan nama Dulang atau Gloah, serta di Madura dimaksud Kal?k?. Jarak mempunyai daun tunggal menjari pada lima sampai sembilan, berdiameter 10 sampai 40 sentimeter.

Jarak mempunyai buah serupa rabutan berupa bulat atau dikit lonjong serta berkumpil pada tandan. Walau dapat digunakan menjadi bahan minyak jarak, akan tetapi ia juga memiliki kandungan zat ricin yang mematikan.

“Jika biji jarak dikonsumsi, maka muncul tanda-tanda iritasi lambung, muntah, diare berdarah, sakit perut, denyut jantung bertambah, desakan darah rendah, keluar banyak keringat, kolaps, kejang, serta kematian dalam hitungan hari,” kata profesor biologi Union Country College, Tom Ombrello.

 

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *